Coro merupakan bahasa jawa dari kecoak, omong coro bermakna omongan ngelantur tapi dapat dinyatakan jujur. Maka ketenangan serupa apa lagi yang dicari di dunia yang fana ini selain kejujuran. Tulisan berikut merupakan contoh dari omong coro.

Pencarian

Adsense camp

Translate

About Me

My photo
Hi, saya pungkas nurrohman yang mencoba dewasa dengan jalan-jalan

Sunday, 10 July 2016

Sempol Street Food Murah Khas Malang



Hasil gambar untuk sempol
(Sumber : kulinersehat.com) Sempol

Sempol merupakan salah satu street food terbaru khas malang. Jajanan ini seperti halnya cilok atau salome yang biasa dijual oleh abang-abang dengan gerobak sepeda motor. Dengan harga terjangkau juga membuat makanan satu ini sangat diminati masyarakat. Awalnya sempol ini hanya di jual di daerah jalan A. Yani (depan warung udin) kepanjen-malang. Namun saat ini sudah mulai menyebar ke seantero malang raya (wasekkkk). Bahkan baru kemaren ini saya menemui sempol versi jumbo di balikpapan dengan harga 5000.

Kalo boleh di bilang awal kemunculan sempol ini pada akhir tahun 2014, karna awal kemunculannya saya waktu merantau di makassar dan pada waktu pulang dari makassar se stadion kanjuruhan kepanjen di penuhi dengan  abang penjual sempol. Awalnya saya penasaran dengan nama yang di tempel mulai nama sempol jablay sampai sempol krikil. Namun pas menikmati cara pembuatan sampai rasanya cukup untuk membuat lidah bergoyang, karna di hiasi dengan rasa gurih dari telurnya dan juga dari rasa daging dan urat yang di selep halus lalu di goreng.
(sumber: ngalam.co) rombong sempol
Oh iya saya masih belum nulisin cara pembuatan sempol ini ya. Sempol terbuat dari urat dan daging sapi yang di selep halus dan di campur tepung kanji. Sangat mirip bakso namun seperti halnya street food lainnya lebih banyak kanji dari pada dagingnya. Setelah itu tepung kanji tersebut di tempelkan ke sebatang bambu kecil seperti halnya sate lilit dari bali. Bahan inilah yang di bawa oleh tukang penjual sempol untuk di jajakan di pinggiran jalan. Lalu bahan tersebut di goreng sampai setengah matang dan di celupkan ke adonan berisi telur dan tepung terigu. Lalu di goreng kembali sampai berwarna kuning ke emasan. dan dihidangkannya dengan caos tomat merah khas jajanan pinggir jalan.

Udah kebayang kan gimana bentuk dan wujudnya jadi kayak pentol goreng tapi diluarnya ada telurnya. Oh iya harga sempol juga bervariasi ada yang 500, 1000, 2000 sampai 5000 tergantung ukuran sempol tersebut. Kalo dimalang maksimal harganya sampai 2000 saja sih. Oke sekian dulu tulisan saya, next week saya mau nulis wisata kuliner lagi dari makassar. Bye....

0 comments:

Post a Comment