Coro merupakan bahasa jawa dari kecoak, omong coro bermakna omongan ngelantur tapi dapat dinyatakan jujur. Maka ketenangan serupa apa lagi yang dicari di dunia yang fana ini selain kejujuran. Tulisan berikut merupakan contoh dari omong coro.

Search This Blog

Translate

About Me

My photo
Hi, saya pungkas nurrohman yang mencoba dewasa dengan jalan-jalan

Saturday, 23 November 2019

[Resensi Buku] Kisah Tanah Jawa


Buku Kisah Tanah Jawa dan Jagat Lelembut
Kali ini saya mencoba meresensi buku dari Kisah Tanah Jawa yang digawangi oleh Om Hao, Mada, dan Genta. Entah buku ini ditulis oleh siapa, yang jelas kedua buku ini tidak hanya berisi tulisan saja. Tapi juga berisi gambar dan juga aura yang siap untuk membuat bulu kuduk berdiri.
Bagi anda yang masih asing dengan nama Kisah Tanah Jawa, mungkin saya harus menjelaskan sedikit tentang karakter tim ini. Sebelumnya Kisah Tanah Jawa ini saya kenal dari kanal berbagi video bernama Youtube. Di kanal ini mereka rutin membuat video tentang misteri-misteri yang berada di beberapa titik di Jawa. Metode yang mereka gunakan adalah retrokognisi. Yaitu mencoba untuk merekam energi masa lalu untuk menjelaskan penyebab kejadian pada masa kini. Dari aktivitas membuat konten tersebut, lahirnya penjelasan mendalam terkait investigasi yang berbentuk kedua buku ini.
Sengaja memang saya meresensi dua buku sekaligus. Pertama, memang buku jagat lelembut (background putih) dan buku kisah tanah jawa (background hitam) ini saya beli langsung keduanya. Kedua, menurut saya kedua buku ini memang lahir untuk saling melengkapi. Meskipun ada beberapa part yang berulang, jika anda hanya membaca satu bagian saya rasa ada yang kurang.
Seperti misalnya jika anda membaca buku Kisah Tanah Jawa yang ber-background hitam akan sangat luas. Mulai dari beberapa peristiwa di beberapa lokasi investigasi, sampai beberapa sosok yang sering menampakkan diri. Nah untuk lebih detil sosoknya apa saja bentuk dan rupa sosok tersebut secara visual digambar di buku Jagat Lelembut. Seakan buku Jagat Lelembut ini menjadi kamus makhluk gaib secara visual.
Seperti yang saya ceritakan di awal, kedua buku ini bukan hanya seonggok kertas yang bergambar hantu dan bertuliskan cerita-cerita hantu. Percaya ataupun tidak, saat membaca dan melihat beberapa gambar di buku ini anda akan bergidik. Entah memang karena aura yang dipancarkan buku tersebut atau ada hal lain yang menyebabkan bulu kuduk berdiri.
Pengalaman ini saya alami sendiri dan beberapa teman yang saya pinjamkan salah satu buku ini. Kalau saya jelas saat melihat salah satu gambar pocong di buku Jagat Lelembut langsung merinding. Lain halnya dengan kawan yang lain, saat membaca cerita-cerita di buku Kisah Tanah Jawa imajinasinya seakan dibawa ke tengah-tengah peristiwa yang diceritakan tersebut.
Cerita yang ada di Kisah Tanah Jawa memang lumayan seram. Di beberapa bab mereka menceritakan peristiwa-peristiwa masa lalu di beberapa titik investigasi. Tak cukup sampai di sana, mereka juga merangkum beberapa pesugihan dengan cara yang sesat. Tim Kisah Tanah Jawa tidak mengajarkan kesesatan, karena ketika mereka menceritakan caranya pasti akan dibantah dengan beberapa risiko yang ditimbulkan.
Pun juga dalam buku Tanah Lelembut. Beberapa lelembut atau makhluk halus ternyata bisa dipanggil. Dan parahnya mereka menuliskan mantra untuk memanggil. Mantra tersebut ditulis bukan untuk dimainkan. Di beberapa bagian buku mereka menuliskan disclaimer untuk tidak mempermainkan mantra tersebut. Namun jika sudah terlanjur membaca dan makhluk halusnya memang datang jangan khawatir. Di bagian tersebut pasti mencantumkan cara untuk mengusirnya pula.
Memang aneh, ada buku yang bisa memaksa kita berada di posisi buku tersebut. Jika bukan karena kisah nyata dan ditulis oleh orang khusus, pasti buku ini tidak akan memiliki aura mistis. Jika memang tidak kuat membaca buku ini di malam hari, jangan dipaksakan. Karena resiko terberat yang akan anda alami adalah kerasukan. Penulis mencantumkan anjuran, jika sudah terasa mual sebaiknya tutup buku lalu minum air putih sebagai penawar.

2 comments:

  1. Wah, kalau saya waktu itu pikir² mau beli buku-buku ini apa tidak. Dan syukurlah saya batal beli, karena setelah baca ulasan Mase, ternyata memang serem. 😓
    Salam kenal kembali.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak klo memang males buat merinding mending jangan baca. Soalnya bukan buku fiksi.

      Delete