Coro merupakan bahasa jawa dari kecoak, omong coro bermakna omongan ngelantur tapi dapat dinyatakan jujur. Maka ketenangan serupa apa lagi yang dicari di dunia yang fana ini selain kejujuran. Tulisan berikut merupakan contoh dari omong coro.

Translate

About Me

My photo
Hi, saya pungkas nurrohman yang mencoba dewasa dengan jalan-jalan

Monday, 30 April 2018

Hasil Ngobrol Ngalor Ngidul (HN3)



Lain hari pertama lain hari kedua, jika pada part pertama acara gathering diwarnai presentasi di dalam ruangan, pada hari kedua didominasi acara santai di loop station Surabaya. Terkesan kurang jelas memang karena tidak ada pengarahan dari pihak penyelenggara, tapi lagi-lagi saya masa bodoh dengan hal itu. Karena asyik diskusi mengenai platform baru yang saat itu menjadi topik yang masih hangat.

Ketika mas-mas dari Asli Suroboyo membuka diskusi dengan menanyakan sosial media yang saat ini beroperasi, saya menjawab dengan lugas. Di akhir penjelasan saya ganti menanyakan hal tersebut kepada fotografer Asli Suroboyo sekaligus mimin Inside Lombok. Diskusi yang menarik dan hangat ini di-sambi dengan sesi foto.

Sekitar pukul 11 kami bergeser ke resto Layar Seafood untuk bersantap siang. Sebelum bersantap siang kami sholat jumat dahulu. Yang non-sholat jumat mereka menunggu di restoran. Tetap dengan obrolan bersama mas Ingga (mimin Debucung), saat itu saya mengobrol tentang optimasi akun. Banyak catatan kecil yang berupa cacatan terkait menejerial web sebelah. Tak urung hasil diskusi tersebut menghasilkan ide yang dapat menjadi peluang dari web sebelah.

Sesi makan siang pun dimulai, tanpa babibu kawan-kawan langsung menyantap makanan yang agaknya mahal. Tepat di depan saya ada seorang food vloger dari Jogja. Beliau rupanya sudah kawakan dalam menyetir nafsu makan. Makanan tersaji, kamera terpasang dalam keadaan merekam, otomatis hal ini menarik perhatian teman-teman lainnya. Alih-alih cuek mereka malah numpang beken dengan masuk dalam kamera. Alhasil bubar semua skenario livegram mas pemilik akun dyodoran ini. Di akhir acara kami bersalaman dan bertukar narahubung, semoga dari pertemuan awal ini tercipta project demi memberi pembelajaran untuk web sebelah. Alhamdulilahnya mas komikus pemilik akun Komiksiwil berminat untuk mengisi konten di website sebelah. Butuh njagong lebih intens lagi tentunya.

0 comments:

Post a Comment