Coro merupakan bahasa jawa dari kecoak, omong coro bermakna omongan ngelantur tapi dapat dinyatakan jujur. Maka ketenangan serupa apa lagi yang dicari di dunia yang fana ini selain kejujuran. Tulisan berikut merupakan contoh dari omong coro.

Translate

About Me

My photo
Hi, saya pungkas nurrohman yang mencoba dewasa dengan jalan-jalan

Tuesday, 6 October 2015

Antara Balikpapan Samarinda dengan Motor, Travel dan Bus



Sedikit review untuk beberapa perjalanan Balikpapan samarinda dengan menggunakan akses yang sama namun menggunakan moda transportasi yang berbeda. Kebanyakan perjalan yang saya lakukan adalah malam hari dari Balikpapan dan pulangnya baru sore hari. Banyak alas an untuk saya sendiri untuk menceritakan hal ini. Pertama karna mala mini lagi galau dan gak ada tempat untuk melampiaskan kegalauan, yang kedua karna kurangnya bahan untuk mengisi blog ini dan ketiga karna cerita ini bisa anda jadikan reverensi ketika perjalanan ke samarinda tentunya dari Balikpapan.
Cerita saya awali dengan perjalanan dengan motor lebih tepatnya motor metik sekupi. Berangkat dari Balikpapan malam hari tepat setelah isya’. Untuk perjalanan awal ini bisa disebut advance trip. Karna saya baru kali ini melakukan perjalanan ke samarinda. Rencana awal saya menggunakan gugel map yang ada di hp Samsung galaksi yong ini. Namun apa daya, karna keterbatasan fasilitas dan batre akhirnyapun failitas gugel map saya matikan di kilo 80. Dan berpandu pada plang nama jalan yang bisa nyala ijo. Namun di daerah melati (nama ini baru tahu akhir-akhir ini) saya mengalami kecelakaan. Dikarenakan keterbatasan pengetahuan tentang medan yang dilalui. Saya di daerah tersebut dengan tidak sengaja menabrak mobil yang mengerem. Hal ini berakhir dengan dibawanya ke lokasi tujuan dengan luka memar. Kenapa saya mengharuskan pengetahuan medan jika anda menggunakan motor karna kondisi aspal jalan raya di Kalimantan ini bergelombang sangat berbahaya jika anda tidak mengetahui karakter jalan. Dan jika anda mulai memasuki samarinda maka jalanan berubah menjadi cor. Jika anda mengerem secara mendadak pasti akan terpeleset dan jatuh karna sangat licin.

Di perjalanan kedua saya berangkat dengan travel. Bagi anda yang tidak tau istilah travel, travel yaitu mobil probadi yang berfungsi sebagai angkot namun lebih mirip seperti bus karna biasanya travel ini memiliki jangkauan yang lebih jauh. Untuk perjalan menggunakan travel ini awalnya saya mengambil travel dari internet. Bernama travel cendana dan harganya lumayan fantastis. Setelah cerita keteman-teman saya mereka lebih merekomendasikan mencari travel di kilo 5. Hal ini sangat direkomendasikan karna harganya lebih murah, dan bisa sampai depan pagar tujuan yang kita inginkan. Jika anda memilih travel eksklusif mereka mempunya jalur sendiri dan tidak mau menurunkan di depan pagar rumah tujuan. Dan banyak lagi nilai plus yang bisa kita ambil. Selain supirnya yang lebih friendly. Namun bagi anda yang terburu dan sudah ada yang menjemput di samarinda, saya lebih merekomendasikan untuk memakai kangaroo travel yang ada di samping pintu keluar bandara.


Oke kita lanjut ke perjalanan ketiga. Perjalan ketiga dengan bis, perjalanan dengan bis ternyata lebih seru dari pada kedua cerita yang saya ceritakan di awal. Sangat berkebalikan dengan persepsi saya di awal. Jika naik bis sempit, pasti berdiri dan banyak pencopet. namun realnya jika anda naik bis di Kalimantan sangat berbeda dengan di jawa, bis disini cukup nyaman, gak berisik sampek-sampek suara kriak krieknya lantai besi bis tersebut pasti terdengar. Dan yang paling menjadi alas an karna ongkos bis ini lebih murah dari travel dan safety bis ini lebih safety jika menggunakan motor.

0 comments:

Post a Comment