Coro merupakan bahasa jawa dari kecoak, omong coro bermakna omongan ngelantur tapi dapat dinyatakan jujur. Maka ketenangan serupa apa lagi yang dicari di dunia yang fana ini selain kejujuran. Tulisan berikut merupakan contoh dari omong coro.

Translate

About Me

My photo
Hi, saya pungkas nurrohman yang mencoba dewasa dengan jalan-jalan

Sunday, 13 December 2015

Tiga Momen Bisnis yang Layak dikenang di Sepanjang Tahun 2015


Terakhir saya mengikuti kultwit dari twitter @strategybussines yang di tulis langsung oleh Yodhia Antariksa yang juga menjadi owner strategimanajemen.net beliau menuliskan kultwit bahwa ada 3 peristiwa bisnis yang patut dikenang di tahun 2015. Apakah ke 3 peristiwa yang terjadi di Indonesia yang patut untuk dikenang sebagai momen yang memang perlu dicatat sebagai momen yang paling mempengaruhi iklim bisnis di Indonesia?
Moment pertama yaitu adanya kejatuhan rupiah terdalam yang sampai menyentuh angka 14.700. pelemahan rupiah pada saat ini adalah peristiwa kejatuhan terdalam dalam sejak tahun 1998 yang biasa kita sebut sebagai krisis moneter. Namun banyak yang menyebutkan bahwa krisis pada saat ini beda dengan krisis 1998. Pada 98 BI masih belum siap untuk menghadapi krisis ekonomi, hal ini sangat berbeda dengan krisis yang dialami 2015. BI saat ini masih memiliki cadangan devisa yang sangat cukup untuk menghadapi krisis meskipun sampai dengan harga 15.000.
Salah satu perbedaannya lagi pada krisis saat ini di pengaruhi unsure luar negeri saja yaitu ekonomi china yang mulai slow down dan suku bunga dolar memiliki potensi untuk naik. Makanya seluruh investor mulai fokus ke dollar. Pada bulan oktober sempat menguat dengan cepat sebagai imbas dari ditundanya keputusan The FED untuk menaikkan suku bunga sampai awal januari. Dan akhir-akhir ini mulai melemah sampai level 14.000 sebagai efek dari mendekatinya keputusan untuk menaikkan suku bunga dari the FED. Mungkin dari hal ini sangat banyak yang dirugikan dari segi naiknya kebutuhan barang, namun di sisi lain banyak yang bisa membaca akan naiknya nilai dolar pada awal 2016 dan mereka take action dengan menginvestasikan rupiah (bahasa gampangnya membeli dolar) pada bulan oktober dan menjualnya pada akhir tahun seperti ini. orang-orang yang menginvestasikan ada yang secara langsung ada juga yang melalui reksadana pasar uang.
Moment kedua yaitu fenomena yang menurut saya “konyol” tapi tetap berpengaruh terhadap iklim ekonomi di negeri ini. yaitu fenomena batu akik, mulai awal tahun 2015 batu akik ini mulai menjadi booming di Indonesia. Dimulai dengan boomingnya batu bacan, sampai terakhir batu fosil. Mungkin inilah yang dinamakan irrasionalitas manusia terhadap nilai suatu barang. Semua teori ekonomi apapun tidak mungkin masuk terhadap booming yang jauh dari rasional ini. entah kenapa tiba-tiba harga suatu barang langsung naik padahal kalo kita ngomong teori permintaan. Gak mungkin lah tiba-tiba ada permintaan batu akik yang langsung booming. Sampai batu itu memiliki kelangkaan itupun cukup konyol juga. Seberapa banyak sih permintaan batu akik sampek-sampek langka?
Dalam financial phsycology kegilaan ini disebut “ irrational exuberance” –euforia masal yang acap tidak berdasarkan rasional alias tidak masuk akal. Malah lebih dalam lagi om Yodhia dalam kultwitnya menyebutkan bahwa ini adalah kegoblokan kolektif. Lucu ya dalam istilah jenius tapi bermakna dangkal. Memang boomingnya ini menurut saya pribadi sangat konyol. Mengingatkan moment sejenis yang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya melanda Indonesia. Seperti boomingnya ikan lou han yang terjadi pada waktu saya masih di SD dan disusul dengan boomingnya daun gelombang cinta dan daun cemani. Konyol memang momen seperti ini tapi patut di ingat karna dapat mempengaruhi ekonomi di negeri ini.
Lanjut ke momen terakhir menurut @strategibisnis yaitu mulai menyebarnya teknologi signal 4G LTE yang dulunya dimulai di kawasan bisnis di Jakarta (area thamrin, sudirman dan tempat gedung bertingkat lainnya) dan mulai menyebar ke pelosok nusantara. Baru kemaren saya menerima sosialisasi berupa sms yang menyatakan bahwa  adanya signal 4G di Balikpapan, Kalimantan timur. Perlu di ketahui jika anda di Balikpapan di handphone anda tidak hanya bertulis H namun lebih bervariatif masih ada signal G yang sudah sudah cukup langka di malang, jawa timur.

Back to topic kenapa adanya transformasi signal ini menjadi momen penting karna tidak biasa dipungkiri jika era modern ini separuh hidup ini bergantung pada internet. Bahkan di masa sekarang tidak mustahil jika dengan adanya kecepatan broadband yang meningkat ini dapat mempengaruhi  pertumbuhan ekonomi. Pertumbuhan ekonomi kita atau mereka (orang luar negri) yang meningkat. Mengigat penggunaan sosmed di negri ini juga sangat pesat, dan artinya rakyat kita mengartikan adanya kecepatan semakin meningkat maka ngeyoutube semakin cepat dan fb an juga semakin mantap. Kesimpulannya ya tetep jadi konsumen bukan produsen. Namun di lain pihak masih ada yang masih produktif. Seperti maraknya toko onlen yang baru kemaren dirayakan sebagai hari belanja onlen, atau transportasi onlen muali dari ojek, becak dan taksi, ada juga yang menambang dolar atau bermain forex. Sebenarnya banyak sekali peluang untuk bertransaksi hanya seberapa ada kemauan dari diri kita sebagai pengguna fasilitas yang memiliki pasar internasional.

2 comments: