Coro merupakan bahasa jawa dari kecoak, omong coro bermakna omongan ngelantur tapi dapat dinyatakan jujur. Maka ketenangan serupa apa lagi yang dicari di dunia yang fana ini selain kejujuran. Tulisan berikut merupakan contoh dari omong coro.

Pencarian

Adsense camp

Translate

About Me

My photo
Hi, saya pungkas nurrohman yang mencoba dewasa dengan jalan-jalan

Friday, 6 May 2016

Kampung Inggris Pare Antara mitos dan Fakta


Hi para pembaca. Kali ini saya mau nulis tentang kampung inggris. Bagi anda yang masih asing dengan nama ini saya jelaskan dikit aja ya. Kampung inggris merupakan kampung sederhana yang terletak di kota pare-kediri jawa timur. Kenapa kampung ini di sebut kampung inggris? Karna disini anda bisa menemui sekian banyak tempat kursus bahasa inggris. Kampung ini tepatnya terletak di desa tulungrejo, Pare- kediri jawa timur.

Jalan yang banyak lubang di sekitar kampung inggris
Pada akhir mei saya kesana dengan salah satu teman saya untuk tanya-tanya syarat dan ketentuannya untuk ikut belajar di kampung inggris. Jika dilihat dari letaknya kampung ini masih bisa dikatakan masih desa banget. Dengan kondisi aspal yang tidak terlalu rata alias banyak lubang dan kondisi perumahan khas pedesaan di jawa dengan lokasi dekat dengan areal persawahan. Tapi jangan khawatir untuk toko kelontong dan penjual makanan khas mahasiswa di sini masih banyak kok ( termasuk ayam tepung yang tepungnya lebih banyak dari pada daging ayamnya :p dan warkop ). namun jangan khawatir dulu disana tidak se desa yang memang udik banget dan perkampungan kumuh khas FTV gitu kok. Disana lumayan bersih asri dan memang pas untuk belajar bahasa inggris.

Di kampung ini ada banyak kursusan bahasa inggris yang memang khusus untuk menggembleng kemampuan bahasa inggris anda. Dengan jangka waktu tersingkat sekitar dua minggu dan jangka waktu terlama terserah anda. Jadi kebanyakan lembaga kursus disini membuat sistem pendidikan berkelas. Setiap kelas dapat ditempuh 2 minggu atau satu bulan, jadi jika anda memiliki waktu yang sangat banyak bisa berkunjung ke kampung inggris ini. Untuk booking anda bisa searching booking kebanyakan lembaga kursus ini membuka kelas mulai tgl 10 dan 25 pada setiap bulannya.

Okey sekarang ngebahas sesuai judul ya….

Antara mitos dan fakta tentang kampung inggris ini. Mitosnya menurut banyak orang disini kita wajib untuk menggunakan bhs inggris. Mulai dari beli cilok sampek ke toko kelontong pun kita wajib berbahasa inggris. Tapi nyatanya disini pas saya berkunjung dan tanya-tanya langsung di tempat kursus dan para warga yang ada disana ternyata tidak di wajibkan untuk berbicara bahasa inggris. Bahkan jika kita memilih program homestay pun kita tidak di wajibkan berbahasa inggris disana. Hanya kita memiliki jam pertemuan lebih banyak dari pada kita tidak tinggal di lembaga kursus tersebut alias ngekos di tempat kos sendiri.


Asik nge-gowes sepulang dari tempat kursus
Oh iya sebelum kalimat penutupan sedikit informasi jika tempat penginapan disana kebanyakan tidak memiliki fasilitas parking area jadi sangat tidak direkomendasikan untuk membawa kendaraan pribadi. Lha terus kalo kesana kemari gimana? Woles…. Karna disana ada banyak sekali tempat persewaan sepeda angin kita bisa nge-Gowes kemana-mana. Dan juga kalo boleh ngasi rekomendasi kalo kesana mending gak bawa leptop dah. Karna di sana ada warnet dari pada berat-berat bawa leptop dan juga gak mungkin fokus lah klo kalian bawa leptop. Oh iya sedikit tambahan lagi -.- klo pas ramadhan ke sana bakalan rame banget karna ini gold timenya sana, kata warga setempat juga kalo pas ramadhan disana kebanyakan jam belajarnya mulai jam 5 pagi sampek jam 6 sore. Oke sekian dulu ya tulisannya…. See u…..

0 comments:

Post a Comment